Rabu, 25 Januari 2012

Pentingnya Inisiasi Menyusu Dini (IMD)

Baru saja saya mendapatkan pencerahan dari bu bidan tempat saya memeriksakan diri tentang pentingnya IMD atau inisiasi menyusu dini. Saya baru pertama memeriksakan diri kesini karena sebelumnya di luar kota, baru sekarang saya cuti hamil dan mudik ke kampung halaman di Klaten, Jateng. Ternyata bu bidannya sangat-sangat ramah dan berpengetahuan luas serta nggak pelit untuk berbagi, saya puas sekali. Sebenarnya saya juga sudah banyak mendengar tentang IMD ini, bahwa air susu yang pertama keluar itu mengandung kolustrum yang berperan sebagai antibodi bagi bayi dan ga boleh dibuang. Tetapi ternyata lebih dari itu lho, ibu. IMD terbukti mengurangi angka kematian bayi setelah dilahirkan. Berikut beberapa keterangan yang saya peroleh dari bu bidan saya, namanya ibu Budi :)
  • Saat berada dalam kandungan, bayi merasa sangat nyaman dan hangat, bahkan mungkin klo bisa milih si baby nggak mau keluar saking nyamannya rahim ibu. Oleh karena itu sebaiknya bayi dibuat senyaman mungkin setelah dilahirkan ke dunia dengan cara ditempelkan ke dada ibu dengan segera. Kontak kulit bayi dan kulit ibu akan menyamankan bayi, memberi kehangatan dan kedekatan dengan sang ibu. Ini akan membantu bayi menyesuaikan diri dengan dunia barunya. Prosesi yang selama ini dilakukan yaitu memandikan bayi lalu dibedong bisa menunggu, karena kulit ibu jauuuh lebih baik dalam menyamankan bayi yang baru lahir.
  • Bayi yang ditempelkan ke dada ibu tidak akan serta merta langsung menyusu, tetapi melalui proses menjejak jejakkan kaki di perut ibu untuk mencari puting susu ibu. Gerakan ini bukan tanpa arti lho, ibu. Menurut penelitian, gerakan alami kaki bayi yang menjejak jejak perut ibu akan membantu menghentikan pendarahan yang dialami ibu setelah melahirkan. Ajaib sekali yaa...
  • Insting bayi nanti yang akan menuntunnya menemukan puting susu ibu. Jadi jangan buru-buru merenggut si bayi dari dada ibu, percayalah kalau ia bisa melakukannya. Hal ini memang memerlukan waktu, kata bu bidan saya berikan waktu hingga satu jam setelah kelahiran bagi bayi untuk mencari puting susu ibunya. Ini hak bayi yang nggak boleh kita renggut lho, ibu.
  • Saat bayi telah menemukan puting susu ibu dia akan melakukan gerakan menghisap. Gerakan ini dapat mendorong kerja hormon yang memproduksi ASI yaitu prolaktin dan .... (apa ya saya lupa nih, maaf ya hehehe). Jadi jangan buru-buru menyimpulkan kalau ASI ibu tidak keluar lalu menghentikan prosesi ini ya. ASI pertama yang mengandung kolustrum sudah pasti akan keluar tetapi mungkin tidak semua ibu akan merasakan gelenyar keluarnya ASI, jadi teruskan saja, ibu. Fakta penting tentang kolustrum adalah bahwa ASI pertama ini 17 kali keutamaannya dibandingkan ASI yang akan keluar setelahnya, jadi pastikan bayi ibu tidak melewatkannya ya. ASI pertama mengandung zat kolustrum yang sarat antibodi penting yang dibutuhkan oleh bayi.
Waaa, saya takjub sekali setelah mendengarkan penjelasan bu bidan tentang keutamaan IMD ini, bagaimana dengan ibu?? Saya benar-benar termotivasi untuk segera praktek hehehe. Semoga informasi ini berguna yaaa, ibu-ibu. Go IMD!!!

Jumat, 20 Januari 2012

Peran penting ayah saat ibu mengandung

Saat hamil merupakan saat saat perjuangan bagi ibu selama kurang lebih sembilan bulan. Meskipun janin di perut ibu merupakan buah cinta ayah dan ibu, ayah tidak ikut merasakan keluhan apapun secara fisik selama masa hamil. Hal ini biasanya membuat ibu merasa sedikit iri yang disalurkan dengan cara bersikap manja kepada pasangannya. Sebenarnya bukan berarti ayah tidak bisa ikut berperan selama kehamilan lho. Banyak hal yang dapat dilakukan ayah, untuk membantu perjuangan ibu selama kehamilan. Bagi para calon ayah, informasi berikut silakan disimak yaa....

  • Semasa awal kehamilan, apalagi kehamilan pertama, selain rasa bahagia akan kehadiran calon bayi biasanya ibu juga merasakan banyak kekhawatiran karena belum adanya pengalaman atau pengetahuan tentang kehamilan. Ayah bisa mensupport ibu dengan mengajak bicara atau sekedar berangan angan positif tentang bayinya kelak, ini akan membuat ibu bahagia dan semangat menyambut calon bayinya. 
  • Di masa trimester pertama biasanya ibu hamil merasa mual mual atau bahkan muntah. Peran ayah sangat penting untuk mengingatkan ibu makan demi tercukupinya nutrisi bagi janin. Jika perlu sesekali makan dengan disuapi romantis lho, hehehe.
  • Masa hamil identik dengan ibu mengidam atau menginginkan makanan tertentu yang tidak biasa. Jika makanan tersebut tidak berbahaya, sebaiknya ayah usahakan untuk mencarikan ya. Ini berkaitan dengan psikologis ibu, kalau keinginan ibu terpenuhi ibu merasa senang yang berpengaruh positif juga bagi janin. 
  • Lakukan aktivitas bersama. Ajak ibu pergi berbelanja membeli baju hamil atau ke toko buku membeli buku tentang kehamilan dan nama nama bayi. Jangan karena sedang hamil ayah melarang ibu pergi kemana mana ya, justru antarlah ibu kalau mau pergi ke suatu tempat.
  • Selalu temani ibu saat memeriksakan diri ke dokter kandungan atau bidan agar ayah juga tahu perkembangan janin di perut ibu. Pantangan pantangan dan anjuran yang disarankan dokter untuk ibu perlu juga diketahui oleh ayah agar dapat mengingatkan ibu jika lupa. Temani juga saat ibu menghadiri senam hamil atau yoga agar bisa sharing dengan pasangan-pasangan lain.
  • Selama hamil, apalagi memasuki trimester akhir, beban ibu semakin berat karena janin makin besar. Ayah bisa sedikit membantu ibu melakukan pekerjaan rumah tangga, agar ibu tidak kelelahan. Atau saat ibu merasa pegal dan capek ayah bisa memberikan pijatan pijatan ringan yang meredakan.
  • Menjelang persalinan kekhawatiran biasanya kembali menghantui ibu. Cerita-cerita orang tentang persalinan seringkali membuat ibu takut. Berikan dukungan ayah pada ibu, yakinkan bahwa ibu pasti bisa bersalin dengan lancar. 
  • Banyak perubahan perubahan fisik maupun psikis yang terjadi pada ibu hamil, seperti ibu merasa gemuk dan tidak cantik, ibu jadi suka ngambek, ibu jadi cengeng dll. Semua itu biasa terjadi, ayah harap memakluminya ya, toh hanya sembilan bulan saja, setelah bayi lahir semua akan kembali normal koq.
Nah, gimana ayah?? Tidak sulit kan membahagiakan istri yang tengah hamil?? Intinya adalah selalu berikan dukungan dan semangat kepada ibu, katakan bahwa ayah akan selalu siaga membantu di sisi ibu. Semoga kelamilan menjadi pengalaman indah untuk ayah dan ibu berdua ya :)